Arti sebuah kesalahan…

Manusia memang bukanlah makhluk sempurna. Di balik hal-hal luar biasa yang bisa
dilakukannya, tentu terdapat kesalahan atau ketidaksempurnaan yang dimilikinya. Hal ini adalah
sesuatu yang wajar. Ketidaksempurnaan itu terkadang begitu kecil dan remeh. Manusia bisa
membuat ketidaksempurnaan itu menjadi sesuatu yang tidak berarti, sesuatu yang
menguntungkan, atau justru merugikan.
Bagaimana cara seseorang menyikapi kekurangannya dan apa yang akan terjadi setelahnya
adalah sebuah misteri. Ada orang yang menyerah dengan kelemahannya kemudian hidup dalam
keterbatasan. Ada orang yang berjuang hingga berhasil melewati permasalahannya. Ada orang
yang berhasil, kemudian karena suatu hal maka menjadi jatuh. Ada orang yang berulang kali
berusaha dan baru mendapatkan keberhasilan pada usaha terakhir. Dan masih ada banyak kisah
seperti itu. Bagaimana cara seseorang untuk bertahan dan bangkit dari kelemahan yang
dimilikinya sering menginspirasi orang lain untuk menjalani hidup lebih baik.
Selain kelemahan, bentuk lain dari ketidaksempurnaan adalah kesalahan. Manusia sering
berbuat kesalahan yang mungkin bukan disebabkan oleh kelemahan yang dimilikinya. Kesalahan
yang dilakukan ini sering membawa manusia ke dalam situasi yang tidak menyenangkan, baik
bagi dirinya maupun bagi orang lain. Bagaimana cara seseorang untuk menyikapi kesalahan
yang telah dilakukannya dan memperbaiki keadaan adalah sesuatu yang juga kadang
diperhatikan oleh banyak orang.
Sebuah peribahasa “Akibat nila setitik, rusak susu sebelanga” menggambarkan kesalahan kecil
yang berakibat besar pada lingkungan sekitarnya. Hanya karena sebuah noda, susu dalam
belanga jadi tak layak untuk dikonsumsi. Rusak total. Kesalahan kecil menjadi sebuah
permasalahan besar.
Menyesal? Lalu apa yang harus dilakukan selanjutnya?
Sebuah penyesalan tanpa ada usaha untuk memperbaiki keadaan adalah sesuatu yang
percuma. Namun, ada kalanya keadaan memaksa sehingga kita tidak bisa melakukan apa-apa
untuk memperbaikinya. Jika hal itu terjadi, maka pelajarilah pengalaman dan kesalahan itu agar
tak terjadi kesalahan yang sama di kemudian hari.
Kesalahan kecil, meskipun tidak menyebabkan apa-apa, tetaplah diperhatikan dan bertekadlah
untuk memperbaikinya. Baik untuk menyadari bahwa itu adalah kesempatan kita untuk
memperbaiki diri selama kesalahan itu tidak mengakibatkan suatu yang berarti. Lebih baik
mempersiapkan diri sebelum yang lebih buruk terjadi, bukan?
Kawan,
Kita bisa saja membiarkan kesalahan-kesalahan kecil yang kita buat. Kita tahu itu kecil, biasa,
dan remeh. Namun, ketahuilah bahwa kesalahan-kesalahan kecil itu akan terus bermunculan
sebelum kita sanggup mengatasinya. Sebelum kesalahan itu berbenturan dengan kesalahan
lainnya, alangkah baiknya jika kita bisa menyelesaikannya lebih awal. Kesalahan itu akan tetap
sebagai kesalahan jika kita membiarkannya, tapi akan berubah menjadi sebuah kesempatan jika
kita menanggapinya dengan benar.

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s